Search

Laman

Penyebab Kurangnya Rasa Percaya Diri

Setiap manusia yang lahir di dunia hanya membawa dua rasa takut alami, yaitu takut pada ketinggian dan suara keras. Jika Anda sekarang punya rasa takut, malu, grogi, atau minder selain kedua rasa takut tersebut, maka dipastikan rasa takut yang Anda miliki bukan karena secara genetis Anda punya sifat itu. Rasa minder yang Anda alami sekarang adalah pengaruh dari lingkungan Anda.
Penyebab Kurang Percaya diri diantaranya:
  1. Pengaruh lingkungan. Seorang bisa menjadi minder / kuran PD apabila selalu dilarang, disalahkan, tidak dipercaya, diremehkan oleh lingkungan.
  2. Sering diremehkan dan dikucilkan oleh teman sejawat.
  3. Pola asuh orang tua yang sering melarang dan membatasi kegiatan anak.
  4. Orang tua yang selalu memarahi kesalahan anak, tapi tidak pernah memberi penghargaan apabila anak melakukan hal yang positif.
  5. Kurang kasih sayang, penghargaan, atau pujian dari keluarga.
  6. Merasa bentuk fisik tidak sempurna. Padahal, berapa banyak tokoh besar yang tetap percaya diri meskipun secara fisik kurang menarik.
PD itu berhubungan erat dengan pandangan pada diri sendiri. Pandangan negatif lingkungan sekitar hanya bisa menyebabkan kurang PD apabila kita perduli sama opini subyektif orang lain, orang yang narsis tentunya tidaka akn bisa dibuat tidak PD hanya karena lingkungan sekitar mencercanya.

Nah, bagaimana kita menilai diri kita sendiri inilah yg menentukan apa-apa saja yang bisa meningkatkan dan menurunkan tingkat PD kita. Kalau kita menganggap orang yg hebat adalaha yg berprestasi, maka tentunya memiliki prestasi akan menignkatkan PD dan tidak memiliki prestasi akan menurunkan PD. Bila kita menganggap orang yg hebat adalah yg banyak temannya dan banyak dipuji orang, maka tentunya bila tidak punya teman dan tdak ada yg memuji, kita akan tidak PD dan masih banyak lagi
Jadi kesimpulannya penyebab sifat kurang PD adalah karena ia tidak mendapatkan apa yg didapatkan oleh orang-orang yg ia anggap hebat/keren dan orang-orang yang ia anggap penting.

0 komentar:

Post a Comment